Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Agar Tidak Mudah Sakit

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Agar Tidak Mudah Sakit

Melihat buah hati tumbuh sehat, selalu aktif, dan selalu ceria adalah harapan semua orang tua. Namun harapan itu sirna dan membuat orang tua sedih karenanya melihat buah hatinya yang terkena penyakit.  Saat anak jatuh sakit bisanya para orang tua menjadi panik dan sedih karena anaknya lemas tak berdaya. Apalagi ketika musim-musim pengujung tahun, pergantian musim yang dapat menyebabkan anak jatuh sakit, akibat daya tahan tubuh anak yang lemah.

Oleh karena itu, Anda harus membantu menjaga kesehatan anak serta meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit. Apabila dibiarkan akan mengakbiatkan sejumlah penyakit mudah menyerang anak, sepertu Flu, Demam, Radang tenggorokan dan Diare.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Agar Tidak Mudah Sakit

Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak..?

Peran orang tua dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak sagat penting, berikut beberapa tips agar daya tahan tubuh anak kuat dan meningkat.

Memenuhi asupan nutrisi dan gizi anak

Usia anak anak 0 –  3 Tahun memang sangat rentan terhadap penyakit, hal ini karena daya tahan tubuh anak yang masih lemah. Salah satu meningkatkan daya tahan tubuh anak usia 0 – 3 tahun adalah dengan memberikan asupan nutirsi yang cukup, Anda dapat meberikan ASI, Sayuran dan Buah-Buahan.  ASI merupakan makanan utama sebagai antibodi yang meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi, ASI memiliki manfaat untuk membantu meningkatkan kekuatahn otak, mencegah terjadinya penyakit alergi, infeksi telinga dan diabetes.  Sedangkan Sayuran dan Buah mengandung fitonutrien yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya karena memperbanyak produksi sel darah putih dan interferon untuk melawan infeksi bakteri dan virus.

Jadwal dan pantau waktu istirahat anak agar tercukupi

Penelitian menunjukan orang dewasa yang kurang tidur dapat menyebabkan sistem kekbalan tubuhnya gagal melawan virus, bakteri dan sel kanker. Hal ini juga berlaku pada anak-anak. ketika usia bayi memrlukan waktu tidur kurang lebih sekita 18 jam. Usia balita 12-13 jam dan anak-anak usia sekolah memrlukan waktu istirahan 10 jam dalam sehari.

Menjaga kebersihan anak dan lingkungan sekitar

Menjaga kebersihan anak memang memerlukan perhatian khusus dari orang tua.  Makan dengan kebersihan yang terjaga maka kesehatanpun tercipta.  Menjaga kebersihan anak dapat dilakukan dengan cuci tangan sebelum makan atau sebelum memasukan makanan/minuman kedalam mulut anak. Selain kebersihan anak yang terjaga, kebersihan lingkungan perlu dilakukan seperti membersikan ruangan bermain anak, dan membersihkan mainan anak.

Hindarkan anak-anak dari asap rokok dan polusi kendaran

Asap rokok dan kendaraan dapat menyebabkan iritasi organ pernapasan anak. Anak lebih rentan terhadap efek negatif rokok, seperti bronkotis, asma, dan sesak nafas. Untuk itu untuk menghindarinya dapat menjauhkan asap rokok dan menggunakan masker apabila anak berpergian keluar agar mengurangi paparan polusi.

Mengajak anak untuk berolahraga

Mengajak anak berolahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan atau daya tahan tubuh anak, Olahraga merupakan kegiatan yang menyehatkan daripada sekedar bermain di taman.  Bukan hanya kesehatan anak saja, tubuh anda juga akan lebih sehar dan terhindar dari penyakit.