Cara Mengatasi Anak Muntah Karena Masuk Angin

Cara Mengatasi Anak Muntah Karena Masuk Angin

Anak masuk angin dan muntah tentunya membuat orang tua khawatir dan tidak nyaman. Mundat pada anak dapat diatasi dengan mudah, Salah satunya adalah memberikan asupan cairan yang cukup ketikan anak muntah-muntah. Terdapat beberapa tindakan lain yang harus bunda lakukan dengan sigap.

Penyebab Muntah Pada Anak

Ketika anak muntah, ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebabnya.  Seperti anak sedang sakit, Stres, Atau Perjalanan.  Beberapa penyebab tersebut merupakan penyebab yang sering muncul dan tidak boleh diabaikan.

Muntah juga dapat dikatakan sebagai gejala. Gejala yang disebabkan karena anak sakit seperti masuk angin, diare, demam, atau juga gangguan pencernaan, seperti infeksi virus.  Ketika anak muntah ada beberapa hal yang wajib dan harus bunda lakukan seperti memberikan kebutuhan carian tubuh anak agar  tidak menyebabkan dehidrasi.

Cara Mengatasi Anak Muntah Karena Masuk Angin

Beberapa Cara Mengatasi Anak Muntah Karena Masuk Angin.

Pastikan Anak Tidak Menelan.
Ketika anak bunda muntah. Pastikan posisi anak miring ke samping agar tidak tertelan. Apabila tertelan anak menyebabkan muntaah masuk kedalam saluran pernafasan dan paru-paru.

Jangan Memberikan Makanan Pada Pada Anak
Ketika anak sedang mengalami muntah. Pastikan jangan memberikan makanan yang padat. Selama kurun waktu 24 jam pertama sejak muntah.

Pastikan Asupan Cairan Tercukupi
Hal yang penting dan wajib dilakukan adalah mencegah dehidrasi. Bunda harus memenuhi kebutuhan carian anak yang hilang karena muntah. Hal ini mencegah resiko dehidrasi dan mencegah resiko dehidrasi yaitu munculnya penyakit yang tidak diinginkan.

Jangan Memberikan Obat
Meski kekhawatiran melanda bunda. Pastikan bunda tetap jangan memberikan obat anti muntah. Sebaiknya bunda memberikan obat yang sudah direkomendasikan oleh dokter seperti madu, atau obat herbal lainnya.

Beberapa cara diatas merupakan cara yang dapat dilakukan bunda dirumha ketika anak muntah, Namun ada beberapa cara yang tidak dapat diatasi oleh bunda sendiri dirumah dan perlu pertolongan dokter. Berikut beberapa ciri-ciri yang muntah pada anak yang harus dibawa kedokter.

  • Muntah anak mengandung darah atau zat yang tampak seperti butiran kopi.
  • Muntah anak berwarna kehijauan yang disertai nyeri pada perut.
  • Saat muntah atau di antara episode muntah, perut anak teraba keras, menegang dan nyeri saat disentuh.
  • Terlihat sangat lemas, murung sekali, dan cenderung terus mengantuk setelah mengalami muntah-muntah.
  • Anak-anak yang sangat aktif kerap kali terbentur kepalanya tetapi sering kali luput dari perhatian Bunda. Terutama jika mereka sedang belajar berjalan, bersepeda, atau berlari-lari.
  • Jika muntah disertai dengan sakit kepala, penglihatan kabur, kebingungan, kesulitan bangun dan berjalan, segeralah larikan mereka ke rumah sakit.
  • Sebagai informasi, anak dengan usia yang lebih muda cenderung mengalami dehidrasi lebih cepat. Pada bayi, kondisi dehidrasi dapat ditandai dengan area ubun-ubun (bagian lunak pada tengkorak atas) yang cekung.